Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Waspada! Gelombang Tinggi Ancam Perairan Jawa Timur 9-12 Agustus 2026

BMKG Maritim Tanjung Perak memperingatkan potensi gelombang tinggi di perairan Jawa Timur pada 9-12 Agustus 2026. Ketinggian mencapai 4 meter, masyarakat diimbau waspada.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak merilis peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah perairan Jawa Timur pada 9 hingga 12 Agustus 2026.

Ketinggian gelombang diperkirakan akan bervariasi antara 1,25 hingga 4 meter, sehingga masyarakat yang beraktivitas di laut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Prakiraan Ketinggian Gelombang di Perairan Jatim

Prakiraan gelombang tinggi dari BMKG Maritim Tanjung Perak menunjukkan adanya dua rentang ketinggian yang berbeda.

Gelombang dengan ketinggian antara 1,25-2,5 meter diprediksi akan terjadi di beberapa lokasi. Wilayah tersebut meliputi Perairan Bawean Bagian Utara, Perairan Kepulauan Sapudi Bagian Utara dan Selatan, serta Perairan Kepulauan Kangean Bagian Utara dan Selatan.

Article ad in the middle of article

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi mencapai 2,5-4 meter berpotensi melanda area yang lebih luas. Area ini mencakup Perairan Pacitan, Perairan Trenggalek, Perairan Tulungagung, dan Perairan Blitar.

Selain itu, Perairan Malang, Perairan Lumajang, Perairan Jember, dan Perairan Banyuwangi juga termasuk dalam kategori risiko gelombang tinggi tersebut.

Imbauan dan Saran Keselamatan dari BMKG

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno, mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada.

“Arah angin dominan berhembus dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan antara 5 – 30 knots,” ujar Sutarno.

Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan Jawa Timur diprakirakan cerah berawan di sebagian besar area. BMKG juga memberikan saran keselamatan yang spesifik untuk berbagai jenis kapal.

  • Perahu nelayan diimbau untuk waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
  • Kapal tongkang perlu waspada apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
  • Kapal ferry disarankan waspada jika kecepatan angin di perairan mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi terkini yang disampaikan oleh BMKG. Hal ini penting dilakukan sebelum memulai aktivitas di perairan demi menjaga keselamatan.

Article ad after last paragraph