HARIANEXPRESS, BLITAR – Dinas Sosial Kabupaten Blitar mengirim 200 kilogram sambal pecel khas daerahnya kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026).
Dinas Sosial Kabupaten Blitar memproduksi sambal pecel sejumlah 200 kilogram yang diperuntukkan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Produksi ini merupakan bagian dari kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi.
Pembuatan sambal pecel khas Blitar ini berlangsung selama dua hari, dari Minggu hingga Senin, 23–24 Agustus 2026. Kegiatan produksi dilaksanakan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar.
“Kami ingin memberikan dukungan kepada penyintas gempa NTT tidak hanya dalam bentuk bantuan kebutuhan, tetapi juga membawa ciri khas Blitar melalui sambal pecel hasil gotong royong bersama,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Mikhael Hankam Indoro.
Kegiatan ini melibatkan Taruna Siaga Bencana (TAGANA), pelopor perdamaian (Pordam), Program Keluarga Harapan (PKH), Baznas Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, dan Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Prosesnya diawali dengan persiapan personel, peralatan, dan bahan baku, lalu dilanjutkan produksi hingga pengemasan.
Setelah dikemas, bantuan 200 kilogram sambal pecel itu dikirim ke Posko Penerimaan Bantuan Pemerintah Kabupaten Blitar. Posko tersebut berlokasi di Kantor Bupati Blitar di Kecamatan Kanigoro.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Blitar untuk membantu warga terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan menjadi dukungan kemanusiaan dan membawa pesan kepedulian dari Blitar.








