HARIANEXPRESS, BLITAR – Polres Blitar telah memberikan edukasi tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mengantisipasi hoaks kepada sekitar 200 pelajar SMAN 1 Garum, Jumat (21/8/2026).
Edukasi ini merupakan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya di ruang digital, mengingat perkembangan pesat teknologi AI. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Blitar AKP Indrayana bersama anggota Bag SDM, Satlantas, dan Humas.
Para pelajar SMAN 1 Garum mengikuti sesi edukasi dengan antusias, mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai perkembangan, manfaat, serta potensi risiko dari penggunaan AI. Generasi muda menjadi fokus karena kedekatan mereka dengan teknologi digital.
AKP Indrayana menekankan pentingnya mengimbangi kemampuan teknologi dengan etika, tanggung jawab, dan konsekuensi hukum.
“Tujuan edukasi ini untuk membangun pemahaman dan etika dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Para siswa juga perlu mampu menyaring informasi, mengenali bias data serta mewaspadai hoaks dan deepfake yang dapat menyesatkan maupun merugikan orang lain,” ujar AKP Indrayana.
Selain aspek keamanan digital, para siswa didorong untuk memanfaatkan AI secara produktif dalam kegiatan belajar dan berkarya. Teknologi ini harus berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan kreativitas, tanpa menghilangkan orisinalitas atau mendorong plagiarisme.
Pemanfaatan AI harus menjadi sarana pendukung dan tidak menggantikan kemampuan berpikir pengguna. Oleh karena itu, Polres Blitar berharap penguatan literasi digital dapat membentuk generasi muda yang cerdas, adaptif, berdaya saing, serta bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Hal ini demi mencegah potensi kriminalitas di dunia maya maupun yang berdampak pada kehidupan nyata.


