Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Kondisi Bendungan Lahor: Retakan Permukaan, Struktur Utama Aman

Perum Jasa Tirta I menyatakan retakan yang ditemukan di lima titik puncak Bendungan Lahor hanya bersifat permukaan dan tidak memengaruhi struktur utama konstruksi bendungan.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Perum Jasa Tirta I (PJT I), Aris Widya, mengonfirmasi bahwa retakan yang ditemukan di lima titik puncak Bendungan Lahor tidak berkaitan dengan struktur utama konstruksi bendungan, Rabu 912/8/2026).

Menurut Aris, retakan tersebut hanya terjadi pada lapisan perkerasan aspal dan saluran drainase di puncak bendungan.

Aris menjelaskan bahwa retakan yang teridentifikasi memiliki lebar sekitar 6,8 milimeter dan kedalaman antara 12 hingga 20 sentimeter. Panjang retakan bervariasi, mulai dari 1,2 meter hingga mencapai 22 meter.

Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan tidak ada kerusakan pada struktur utama Bendungan Lahor.

Article ad in the middle of article

“Jadi retakan bukan pada tubuh atau struktur utama bendungan,” ungkapnya.

Bendungan Lahor sendiri berlokasi di wilayah perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang.

Sebelumnya, terdapat kekhawatiran mengenai kondisi bendungan setelah ditemukannya retakan tersebut. Namun, PJT I memberikan jaminan bahwa konstruksi utama bendungan tetap aman.

Article ad after last paragraph