Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 7 Pasang Patok Baja di Perlintasan Blitar

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Demi menekan angka kecelakaan dan mencegah kendaraan besar nekat melintas, PT KAI Daop 7 Madiun resmi mempersempit dua perlintasan sebidang kereta api di wilayah Kabupaten Blitar, Rabu (13/5/2026)

Langkah antisipatif ini diterapkan untuk mencegah kendaraan besar melintas, yang berpotensi memicu kecelakaan tragis dan menghambat jadwal perjalanan kereta api.

Titik penertiban ini difokuskan pada petak jalan antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun, persisnya di kawasan Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun. Untuk memastikan aturan ini ditaati, petugas memasang patok pembatas baja kokoh yang memanfaatkan material rel kereta bekas.

Langkah pembenahan fisik ini memangkas lebar jalan secara drastis pada dua perlintasan. Pada JPL 171 (Km 111+9/0), akses jalan yang semula mencapai lebih dari 3 meter dipersempit menjadi hanya 1,3 meter, sehingga kini akses tersebut murni hanya bisa dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua. Sementara itu, pada JPL 172 (Km 112+3/4), lebar jalan juga direduksi dari 3 meter menjadi hanya 2 meter.

Article ad in the middle of article

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa keselamatan operasional kereta api maupun masyarakat pengguna jalan tidak bisa dikompromikan.

"Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap langkah normalisasi ini dapat secara efektif mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di perlintasan," jelas Tohari.

Proses eksekusi normalisasi tersebut berlangsung kondusif karena didukung penuh oleh berbagai pihak kewilayahan setempat. Tim KAI dan JR 7.11 Blitar turut didampingi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Kepala Desa Pasirharjo, dan jajaran Babinkamtibmas.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, KAI Daop 7 Madiun juga terus menggencarkan edukasi keselamatan melalui kampanye berslogan “BERTEMAN” yang merupakan singkatan dari Berhenti, Tengok kiri-kanan, Aman, baru Berjalan. KAI mengimbau masyarakat agar patuh pada aturan dan tidak nekat menerobos palang pintu maupun mengabaikan sirine peringatan yang sudah berbunyi demi menjaga keselamatan nyawa.

Article ad after last paragraph