Jumat, 18 September 2026
Hot

BPKAD Kota Blitar Catat Realisasi Dana Transfer Rp387 Miliar

Pemkot Blitar mencatat realisasi dana transfer daerah sebesar Rp387 miliar hingga Agustus 2026, setara 69 persen dari target total Rp559 miliar.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Pemerintah Kota Blitar mencatat realisasi dana transfer daerah telah mencapai sekitar Rp387 miliar hingga Agustus 2026. Capaian ini setara 69 persen dari target, Rabu (16/9/2026).

Target keseluruhan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kota Blitar pada tahun ini dipatok sebesar Rp559 miliar. Saat ini, masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp172 miliar yang dinantikan pelepasannya dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, menjelaskan bahwa perolehan ini akan terus bertambah hingga akhir tahun anggaran 2026. Hal tersebut disampaikan Heru saat memberikan keterangan di Blitar pada Rabu, 16 September 2026.

“Hingga Agustus kemarin, realisasi pendapatan Pemkot Blitar dari dana transfer sudah mencapai 69 persen, atau sekitar Rp387 miliar dari target Rp559 miliar,” ujar Heru Eko Pramono (Kepala BPKAD Kota Blitar).

Adapun komponen utama dari TKD yang diterima oleh Pemkot Blitar ini meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggaran DAK tersebut dialokasikan secara spesifik untuk membiayai program prioritas nasional seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Untuk memaksimalkan penyerapan, BPKAD aktif menjalin komunikasi intensif dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar. Langkah ini ditujukan agar seluruh anggaran yang telah dikirimkan pusat segera diimplementasikan dengan tepat guna.

“Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait agar dana yang sudah masuk segera direalisasikan sesuai peruntukannya,” kata Heru Eko Pramono.

Pihak BPKAD juga memastikan bahwa pemanfaatan dana transfer ini akan terus dikawal secara ketat demi menjaga aspek transparansi serta akuntabilitas publik. Heru pun meyakini pemenuhan sisa dana transfer tersebut akan rampung tepat waktu.

“Kami optimistis target dana transfer pusat bisa tercapai sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkas Heru Eko Pramono.

Penyaluran TKD yang bersumber langsung dari APBN ini memiliki peran krusial dalam menyokong kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di Kota Blitar.

Article ad in the middle of article
Article ad after last paragraph