Hot
    Responsive Ads
    Home Blitar

    Anggota Bawaslu Blitar Diskusikan Pemanfaatan AI untuk Pengawasan Pemilu

    "Anggota Bawaslu Blitar membahas penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat kelembagaan dan pengawasan pemilu dalam diskusi dengan traine"

    2 min read

    -
    Anggota Bawaslu Blitar Diskusikan Pemanfaatan AI untuk Pengawasan Pemilu

    BLITAR, HARIANEXPRESS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blitar terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi guna meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas dalam pengawasan pemilu. Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, anggota Bawaslu Blitar, Masrukin dan Jaka Wandira, mengikuti diskusi yang membahas pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu. Diskusi ini diadakan di Kafe Selasar dan menghadirkan Cahyo Inda, seorang praktisi AI dan dosen, sebagai narasumber.

    Diskusi ini menjadi bagian dari langkah Bawaslu Blitar dalam merespons tantangan era digital, terutama terkait dengan pengawasan pemilu dan pemilihan yang semakin kompleks. Penggunaan AI dianggap sebagai solusi untuk mengoptimalkan proses pengawasan, mulai dari pengolahan data, penguatan dokumentasi dan informasi, hingga penerapan strategi pencegahan pelanggaran berbasis analisis data.

    Masrukin, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, menekankan pentingnya teknologi dalam pengawasan pemilu. Ia menyatakan bahwa data dan informasi adalah elemen kunci dalam menangani pelanggaran, dan oleh karena itu, teknologi seperti AI sangat diperlukan untuk menjalankan tugas pengawasan secara optimal. Teknologi ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses pengumpulan serta analisis data yang relevan dalam konteks pengawasan.

    “Penguasaan teknologi, termasuk AI, menjadi kebutuhan penting bagi lembaga pengawas pemilu. Teknologi mutlak diperlukan untuk memastikan proses pengawasan berjalan secara efektif dan akuntabel,” ujar Masrukin.

    Jaka Wandira, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, menambahkan bahwa diskusi ini merupakan kelanjutan dari sesi pembelajaran yang sudah dimulai pada awal Januari 2026. Sebelumnya, Jaka bersama staf Bawaslu Blitar telah mengikuti pembelajaran mengenai pemanfaatan AI. Menurutnya, penguasaan teknologi digital adalah langkah penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan menjawab tantangan yang muncul di era digital.

    "Pemanfaatan AI di era saat ini merupakan sebuah keniscayaan. Di satu sisi menjadi peluang untuk memperkuat pengawasan, namun di sisi lain juga berpotensi menjadi tantangan tersendiri pada pemilu mendatang jika tidak diantisipasi sejak dini," ujar Jaka Wandira.

    Diskusi ini juga menyoroti bagaimana AI dapat digunakan untuk menganalisis data dalam jumlah besar dan menyediakan informasi yang lebih presisi mengenai potensi pelanggaran. Hal ini sangat penting dalam menghadapi pemilu yang semakin kompleks, di mana kecepatan dan akurasi dalam pengawasan menjadi sangat vital.

    Bawaslu Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital di kalangan anggotanya dan memanfaatkan teknologi terbaru untuk memperkuat peran serta fungsi pengawasan. Diskusi ini bukan hanya menunjukkan kesiapan Bawaslu dalam menghadapi tantangan digital, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan pengawasan yang lebih modern, efektif, dan berintegritas.

    Bawaslu Blitar menyadari bahwa adaptasi terhadap perkembangan teknologi harus dilakukan secara berkesinambungan, tidak hanya sebagai respons terhadap kebutuhan saat ini tetapi juga sebagai persiapan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan. Oleh karena itu, penguasaan teknologi seperti AI akan menjadi salah satu kunci untuk menjaga kualitas dan integritas pengawasan pemilu.

    Dengan semakin berkembangnya dunia digital, penggunaan teknologi seperti AI dalam pengawasan pemilu akan menjadi hal yang tidak terhindarkan. Bawaslu Kabupaten Blitar, dengan komitmen kuat untuk memperkuat kelembagaan dan proses pengawasan, terus menggali potensi AI untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kerja mereka. Ini adalah langkah yang tepat dalam menghadapi era baru pengawasan yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

    Komentar
    Additional JS