Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Sekolah Rakyat Kota Blitar Mulai MPLS 15 Agustus 2026, Dinas Sosial Pastikan Kesiapan Operasional

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar dimulai pada 15 Agustus 2026 setelah sempat tertunda. Dinas Sosial Kota Blitar memastikan kesiapan operasional, menyambut 202 siswa baru.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Blitar, yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sabtu (15/8/2026).

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar telah memastikan kesiapan operasional sekolah ini setelah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Sebanyak 202 siswa baru mengikuti kegiatan ini, termasuk 71 siswa titipan dari Kota Malang dan Kota Batu.

Kesiapan Operasional dan Penundaan MPLS

Kegiatan MPLS Sekolah Rakyat ini sempat mengalami penundaan sebanyak dua kali. Awalnya, MPLS dijadwalkan pada 15 Juli 2026, kemudian diundur ke 31 Juli 2026, sebelum akhirnya dilaksanakan pada 15 Agustus 2026.

Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah, menjelaskan bahwa penundaan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan anak-anak. Pembangunan sekolah memang belum rampung 100 persen, namun gedung yang akan digunakan siswa telah siap.

Article ad in the middle of article

“Kegiatan MPLS Sekolah Rakyat mundur karena kami ingin memastikan anak-anak ketika masuk lebih aman dan nyaman. Kemarin masih ada alat berat dan material di lokasi,” kata Eka.

Eka Atikah menambahkan bahwa perlengkapan untuk para siswa seperti seragam, alat makan, handuk, alat mandi, dan tempat tidur juga sudah tersedia di lokasi.

Rangkaian Kegiatan dan Pembinaan Siswa

Rangkaian MPLS Sekolah Rakyat akan berlangsung dari 15 hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini mencakup psikotes, pengenalan ruang kelas, asrama, dan berbagai fasilitas sekolah lainnya.

Siswa juga akan dibekali keterampilan hidup sehari-hari untuk mendukung kemandirian mereka. Khusus untuk siswa jenjang sekolah dasar, pendamping akan melatih pembiasaan penggunaan fasilitas sekolah, seperti toilet duduk yang benar, menjaga kebersihan diri, dan melipat pakaian.

PIC Sekolah Rakyat Kota Blitar dari Kementerian Sosial (Kemensos), Romal Sinaga, menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan dan membangun masa depan siswa serta keluarga mereka. Pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter serta pengembangan bakat dan keterampilan.

Jumlah Siswa dan Dukungan Pemerintah

Hingga saat MPLS dimulai, jumlah calon siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar yang administrasinya lengkap adalah 202 anak. Program Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dengan konsep pendidikan berasrama dan fasilitas lengkap.

Sebanyak 43 guru telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mendukung proses belajar mengajar. MPLS ini juga melibatkan Taruna TNI-Polri untuk membina disiplin dan karakter 202 siswa baru selama 10 hari.

Pemerintah berharap program ini dapat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi. Ini juga merupakan komitmen pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan dengan menyediakan akses pendidikan gratis.

Article ad after last paragraph