HARIANEXPRESS, BLITAR – Harga sayuran di Kota Blitar anjlok drastis selama dua pekan terakhir akibat liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di momen liburan sekolah, Kamis (2/7/2026)
Kondisi ini menyebabkan stok sayuran di tingkat petani melimpah karena mereka menghentikan pasokan untuk kebutuhan dapur SPPG.
Dadang, seorang pedagang di Pasar Templek Kota Blitar, mengonfirmasi penurunan harga signifikan ini.
“Hampir dua minggu ini harga sayuran turun drastis. Sejak MBG libur, harga sayuran langsung turun,” ujar Dadang.
Ia menjelaskan bahwa para petani tidak lagi menyuplai sayuran ke dapur SPPG karena program MBG sedang libur.
Hal ini berakibat pada banyaknya stok sayuran dan anjloknya harga di pasaran.
Beberapa jenis sayuran yang mengalami penurunan harga drastis antara lain selada, sawi daging, cabai, dan bungkul.
Harga selada yang sebelumnya di atas Rp40.000 per kilogram kini turun menjadi Rp8.000 per kilogram, sementara bungkul dari Rp15.000 menjadi Rp5.000 per kilogram.
Sawi daging juga mengalami penurunan dari Rp12.000 menjadi Rp3.000 per kilogram.
Harga cabai rawit yang sebelumnya di atas Rp50.000 per kilogram kini berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.
Bawang merah juga turun dari di atas Rp50.000 menjadi Rp32.000 hingga Rp36.000 per kilogram.
Namun, harga bawang putih masih stabil di Rp35.000 per kilogram, sementara timun mulai naik dari Rp4.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
Dengan anjloknya harga, penjualan sayur di kios Dadang juga melambat dan menjadi sepi.


