Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Dahan Beringin Rapuh di Alun-alun Blitar Menimpa Pengendara Motor

Seorang pengendara motor, Imam Mustofa (37), mengalami luka serius setelah tertimpa dahan pohon beringin yang patah di Alun-alun Kota Blitar pada Selasa, 11 Agustus 2026. Motornya juga rusak berat.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Imam Mustofa (37), warga Kecamatan Talun, mengalami luka serius dan kerusakan motor yang parah akibat tertimpa dahan pohon beringin yang mendadak patah saat melintas di kawasan Aloon-aloon Kota Blitar, Selasa (11/8/2026).

Kejadian tragis menimpa Imam Mustofa ketika ia sedang melaju seorang diri dari arah timur menuju barat. Tiba-tiba, dahan pohon beringin berukuran besar patah dan menimpa dirinya beserta sepeda motor yang dikendarai.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut segera bertindak cepat. Bersama dengan petugas, korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.

Kondisi Dahan Pohon Diduga Rapuh

Menurut keterangan dari Boris Riki, seorang petugas piket Damkar Kabupaten Blitar, saat kejadian tidak ada angin kencang.

Article ad in the middle of article

Diduga, dahan pohon tersebut patah karena kondisinya memang sudah rapuh.

“Tadi kami sedang piket di dalam kantor, tiba-tiba terdengar suara keras pohon tumbang. Saat kami lari ke luar, ternyata ada seorang pengendara motor dari arah timur ke barat yang tertimpa dahan pohon, cuaca saat kejadian tidak ada angin kencang, diduga memang cabang batangnya sudah rapuh,” kata Boris.

Boris menambahkan bahwa korban, Imam Mustofa, masih dalam kondisi sadar saat proses evakuasi. Meskipun demikian, korban tetap dibawa ke rumah sakit untuk memastikan tidak ada luka serius yang terlewat.

Pihak Berwenang Lakukan Pengecekan Menyeluruh

Saat ini, pihak berwenang dan instansi terkait tengah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pohon-pohon besar di kawasan Aloon-Aloon Kota Blitar.

Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan warga yang melintas atau beraktivitas di area tersebut.

Hingga berita ini ditulis, Imam Mustofa masih menjalani perawatan medis. Penanganan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada cedera lain yang belum terdeteksi pasca-insiden.

Insiden ini menjadi pengingat penting akan perlunya pemeriksaan dan perompesan rutin terhadap pohon-pohon tua di ruang publik demi keselamatan bersama.

Article ad after last paragraph