HARIANEXPRESS, BLITAR – BPBD Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan air bersih kepada 208 KK atau 539 jiwa warga terdampak kekeringan di Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, Rabu (22/7/2026).
Warga di Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih akibat dampak kekeringan di musim kemarau. Dropping air bersih ini menjadi upaya penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya menyalurkan sebanyak 12.000 liter air bersih. Pasokan air ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di Dusun Sidorejo.
“Hari ini, kami melakukan dropping air bersih ke warga di Dusun Sidorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wates,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi.
“Dropping air bersih ini sebagai upaya penanganan dampak kekeringan di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Wates. Secara bertahap, kami akan melakukan penyaluran air bersih ke warga terdampak kekeringan,” tambahnya.
Sebelumnya, dua desa di Kecamatan Wates, yaitu Desa Tugurejo dan Desa Sukorejo, telah mengalami krisis air bersih sejak musim kemarau 2026. Petugas BPBD juga sudah melakukan koordinasi serta pemantauan lapangan di kedua desa tersebut.
Sebagian sumur milik warga di dua desa tersebut menunjukkan penurunan debit air. Bahkan, beberapa sumur sudah mengering sepenuhnya.


